FAQ


Berikut disajikan berbagai pertanyaan dan jawaban yang umumnya ditanyakan terkait platform KebaikanKita.com. Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut, silahkan masuk pada tautan berikut ini.

Cyberbullying adalah kerugian yang disengaja dan berulang kali ditimbulkan melalui penggunaan komputer ponsel, dan perangkat elektronik lainnya. Para remaja biasanya menggunakan teknologi untuk melecehkan, mengancam, dan mencemarkan nama baik teman-teman mereka. Misalnya, seorang remaja menyebarkan desas-desus melalui ponselnya untuk disebarkan pada platform media sosial dengan tujuan mengolok-olok temannya. Cyberbullying berdampak negatif terhadap kehidupan remaja. Para korban biasanya merasa tertekan, sedih, marah, dan frustasi. Cyberbullying  juga berdampak negatif terhadap harga diri, masalah keluarga, kesulitan akademik, kekerasan di sekolah, dan berbagai perilaku menyimpang lainnya. Bahkan sejumlah laporan menyebutkan para korban memutuskan untuk bunuh diri.

Menurut Willard (2005), aspek-aspek cyberbullying ada 7 meliputi:

  1. Flamming yakni perilaku mengirimkan pesan teks dengan kata-kata kasar dan frontal. Perlakuan ini umumnya ditemukan pada chat group di media sosial.
  2. Harassment yakni perilaku mengirikan pesan dengan tidak sopan, yang ditujukan kepada seseorang yang berupa gangguan yang dikirimkan melalui email, sms, maupun pesan teks di jejaring media sosial secara terus menerus. Harassment merupakan kelanjutan dari flamming dalam jangka panjang. Harassment dilakukan dengan saling berbalas pesan atau perang teks.
  3. Denigration merupakan perilaku mengubar keburukan seorang di internet dengan maksud merusak reputasi dan nama baik dari orang yang dituju.
  4. Impersonation yakni perilaku berpura-pura menjadi orang lain dan mengirimkan pesan-pesan atau status yang tidak baik.
  5. Outing and trickery merupakan perilaku menyebarkan rahasia orang lain atau foto-foto pribadi milik orang lain. Trickery merupakan perilaku membujuk seorang dengan tipu daya agar mendapatkan rahasia atau foto pribadi orang tersebut.
  6. Exclusion yakni perilaku dengan sengaja dan kejam mengeluarkan seorang daari grup
  7. Cyberstalking merupakan perilaku berulang kali mengirimkan ancaman membahayakan atau pesan-pesan yang mengintimidasi dengan menggunakan komunikasi elektronik.

Anti cyberbullying adalah fitur yang digunakan untuk pencegahan tindakan cyberbullyingAnti cyberbullying memanfaatkan data minning untuk membangun sistem klasifikasi teks menjadi 2 kategori yakni teks yang bermuatan cyberbullying dan teks yang bermuatan non-cyberbullying. Fitur ini selanjutkan diimplementasikan dalam platform kebaikankita.com untuk menyaring atau memfilter berbagai komentar yang ditulis pengguna pada artikel terkait. Jika pengguna mengirimkan pesan bermuatan cyberbullying sistem akan mengindentifikasi pesan tersebut sebagai muatan cyberbullying, kemudian mengirimkan pesan peringatan kepada pengguna untuk mempertimbangkan kembali pesannya sebelum dikirim. Melalui fitur Anti cyberbullying diharapkan pengguna bisa lebih bijak dalam berkomentar di platform kebaikankita.com demi menanggulangi berbagai resiko buruk akibat cyberbullying di internat.

Bagaimana cara kerja anti cyberbullying?

  1. Dataset komentar diambil secara manual dari berbagai sumber data seperti detik.com, kompas.com, dll.
  2. Kemudian dataset komentar disimpan ke database.
  3. Kemudian dataset komentar secara manual diberi label sentimen.
  4. Selanjutnya dataset komentar dibagi menjadi dataset training dan dataset test.
  5. Kemudian set data pelatihan dilatih untuk menghasilkan model pengklasifikasi naif bayes.
  6. Setelah model classifier Naive Bayes terbentuk, model tersebut digunakan untuk memfilter komentar dari pembaca yang mengirimkan komentar terkait konten blog.
  7. Model akan mendeteksi komentar yang mengandung cyberbullying, kemudian sistem mengirimkan notifikasi kepada pembuat artikel dan pembaca artikel tentang peringatan cyberbullying.

  1. Dataset training dilakukan dengan proses preprocessing meliputi case folding, pembersihan, normalisasi slang, stemming, stopword, dan tokenisasi.
  2. Selanjutnya dataset dilatih dalam 3 tahap yaitu membuat fitur kata, menghitung probabilitas prior, dan menghitung probabilitas fitur kata.
  3. Membuat fitur kata melibatkan pemisahan kata-kata unik dari set data komentar untuk menghasilkan daftar kata unik dalam model kata.
  4. Menghitung probabilitas prior melibatkan pembentukan probabilitas prior, yaitu proporsi antara jumlah cyberbullying dan jumlah non cyberbullying.
  5. Sementara itu, menghitung probabilitas fitur kata melibatkan pembentukan probabilitas setiap fitur kata untuk menghasilkan daftar kata yang unik dengan probabilitas cyberbullying dan probabilitas non-cyberbullying.
  6. Dari hasil data latih akan dihasilkan model classifier Naive Bayes.
  7. Anggota menulis komentar dan kemudian komentar tersebut dikirim ke sistem.
  8. Sistem akan melakukan proses preprocessing termasuk case folding, pembersihan, normalisasi slang, stemming, stop words, dan tokenizing pada komentar anggota.
  9. Kemudian komentar akan diuji sentimennya oleh sistem dengan menghitung Vmap dan menentukan sentimen komentar tersebut.
  10. Dalam penghitungan Vmap, semua kata komentar akan diberi bobot untuk menghasilkan sentimen cyberbullying dan non-cyberbullying sentimen.
  11. Jika bobot sentimen cyberbullying lebih besar dari bobot sentimen non cyberbullying, maka dapat disimpulkan bahwa komentar tersebut termasuk dalam cyberbullying. Jika bobot sentimen cyberbullying tidak lebih besar dari bobot sentimen non cyberbullying maka dapat disimpulkan bahwa komentar tersebut adalah non cyberbullying.
  12. Hasilnya adalah sentimen cyberbullying atau sentimen non-cyberbullying dari komentar anggota.

Pertama, silahkan buka link kebaikankita.com/auth/register, kemudian isilah identitas Anda pada form yang disedikan.

Kedua, silahkan buka e-mail yang Anda pakai untuk mendaftar sebagai member kebaikankita.com. Periksa e-mail Anda dan temukanlah e-mail aktivasi akun yang dikirimkan oleh kebaikankita.com. Kemudian bukalah email tersebut, Anda akan menemukan tautan "Active your account", kliklah tautan tersebut. Sehingga sistem akan mengaktivasi akun member Anda.

Ketiga, silahkan login menggunakan tautan kebaikankita.com/auth/login. Gunakan e-mail dan password yang Anda isikan saat registrasi sebagai username dan password akun member Anda. Selamat Anda berhasil menjadi member kebaikankita.com. Sekarang Anda bisa menjadi penulis artikel di kebaikankita.com!

Silahkan Anda login sebagai member. Kemudian, bukalah salah satu artikel yang dipublikasi di halaman home kebaikankita.com. Silahkan masukan komentar Anda ke form komentar. Lalu kirimkan komentar tersebut. Jika sistem mengeluarkan pesan peringatan cyberbullying sebagaimana ilustrasi di atas, maka komentar Anda kemungkinan besar mengandung sentimen cyberbullying. Jika Anda mendapatkan pesan peringatan itu, maka Anda diberikan 2 pilihan yakni membatalkan pengiriman komentar atau tetap mengirimkan komentar tersebut dengan segala resikonya. Pembaca bertanggungjawab sepenuhnya terhadap komentar yang dia kirimkan.

Jika Anda penulisnya bisa mengelola cyberbullying tersebut. Bukalah manajemen artikel pada tautan kebaikankita.com/admin/artikel_kelola. Lalu periksalah artikel yang dikomentari, maka tepat di bawah artikel pada kolom komentar Anda akan menemukan notifikasi komentar yang telah dideteksi sebagai cyberbullying. Anda bisa memeriksa ulang sentimen komentarnya. Silahkan klik sentimen cyberbullying lalu tekan tombol periksa. Anda juga bisa menghapus komentar tersebut sehingga komentar itu akan disembunyikan dari artikel Anda.


Artikel Terpopuler
...
Menghadapi Kesedihan Mendalam

Danar Dono | Sosial-Budaya 2020-02-24 09:35:11
Dibaca: 580

...
10 Alasan Rasional Menunda Pernikahan

Danar Dono | Sosial-Budaya 2020-02-24 22:49:34
Dibaca: 509

...
Mengatasi Asosial

mikasa ackerman | Sosial-Budaya 2020-03-01 09:40:11
Dibaca: 251

...
Menjadi Pribadi Produktif

Danar Dono | Sosial-Budaya 2020-02-23 12:21:27
Dibaca: 243

...
Perbedaan Bertabayyun dan Indoktrinasi

Danar Dono | Sosial-Budaya 2020-02-24 09:39:59
Dibaca: 237

Tagar Terpopuler